Selasa, 01 April 2014

MADU

MADU

Madu adalah bahan yang rasanya manis, berasal dari sari bunga (nektar) yang dikumpulkan, diubah, dan diikat dengan senyawa – senyawa tertentu oleh lebah. Nektar bunga diisap lebah dari aneka tanaman.

        Menurut sumber nektarnya, madu dapat dibagi menjadi madu floral, ekstrafloral,  dan madu embun. Menurut bentuk yang dipasarkan, madu dibedakan atas madu sisir (comb honey), yaitu madu yang dijual masih utuh tertutup dalam sisirannya, dan madu cair, yaitu madu yang telah diekstrak dari dalam sisirannya.

        Madu floral  adalah madu yang dihasilkan dari nektar bunga. Tanaman sumber nectar yang digemari lebah, antara lain alfalfa, apel, kopi, bunga matahari, jeruk, kapas, sweet clover, white clover, wortel dan tanaman ketumbar. Bila nektar tersebut berasal dari beraneka ragam bunga, madu yang dihasilkan disebut madu polifloral, dan berasal dari satu jenis bunga (misalnya bunga matahari) disebut madu monofloral.

        Madu embun (honeydew honey) adalah madu yang dihasilkan dari cairan hasil sekresi serangga hemipterous yang meletakkan eksudat gulanya pada bagian – bagian tanaman. Eksudat tersebut kemudian dikumpulkan oleh lebah madu dan disimpan dalam sarang madu.

        Selain madu asli juga dikenal dengan madu tiruan (artificial honey). Madu asli adalah madu yang dihasilkan oleh lebah sebagai hasil pengubahan nektar atau tepung sari tanaman. Semua bahan makanan yang memakai nama madu yang dihasilkan, dengan tidak diolah oleh lebah, disebut sebagai madu tiruan. Beberapa contoh madu tiruan adalah :

1.    Water melon honey berasal dari tanaman semangka

2.   Melon honey yang diperoleh dari tanaman melon

3.   Pumkin honey yang diperoleh dari tanaman labu

4.   Date honey yang diperoleh dari sari buah kurma

Madu tiruan dapat dikonsumsikan oleh orang yang alergi terhadap madu lebah. Walaupun namanya madu tiruan, tetapi kandungan gizinya cukup baik dan menyehatkan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya kalau selain mengonsumsi madu asli juga sekali – kali menambahnya dengan madu tiruan. Isi utama madu tiruan adalah gula – gula  invert, terutama fruktosa. Madu tiruan dibuat dengan cara menggiling buah, menyaring bubur buah, memekatkan sari buahnya dengan pemanasan dan mengemasnya.

        Untuk mengetahu kualitas madu secara mudah dapat dilakukan dengan meneteskan madu pada selembar kertas. Karena kadar airnya yang tinggi, madu tiruan akan lebih muda terserap oleh kertas. Dari segi rasa, madu tiruan terasa lebih lengket dilidah. Madu asli jika dikocok dalam botol pengemasnya akan timbul gas atau uap air (seperti halnya minuman bersoda), sedangkan pada madu tiruan tidak.

        Bee pollen adalah tepung sari yang berasal dari berbagai jenis bunga yang dikumpulkan oleh lebah dan disimpan di dalam sarang sebagai bahan baku untuk pembuatan madu. Dengan berbagai teknik, serbuk sari ini tentu memiliki komposisi gizi yang baik yang sangat dibutuhkan untuk pemeliharaan kesehatan tubuh.

NILAI GIZI MADU

        Madu dikonsumsi oleh berbagai penduduk dunia. Masyarakat Jepang terkenal paling banyak mengonsumsi madu dibandingkan Negara – Negara Asia lainnya, rata – rata mencapai 200 -300 gram/orang/tahun. Konsumsi madu masyarakat Swiss dan Jerman bahkan lebih tinggi lagi, yaitu mencapai 800 – 1.500 gram/orang/tahun. Masyrakat Amerika serikat mengonsumsi madu mencapai 400 – 500 gram/orang/ tahun. Sedangkan konsumsi madu di Indonesia masih rendah, yaitu sekitar 10 gram/kapita/tahun. Rendahnya konsumsi madu disebabakan sikap masyarakat yang mengenal madu hanya sebagai obat – obatan tradisional, harganya relatif mahal, dan rendanya pengetahuan masyarakat tentang madu yang baik.

        Komposisi gizi madu tergantung kepada sumber nektar, sifat tanah tempat tanaman sumber nektar tumbuh, cuaca, derajat pemasakan, dan cara ekstraksi. Madu yang telah masak mengandung zat – zat fruktosa (41,0%), glukosa (35%), sukrosa (1,9%), dekstrin (1,5%), mineral (0,2%), air (17%), dan zat – zat lainnya (3,4%). Nektar adalah senyawa kompleks yang dihasilkan oleh kelenjar nectaries yang terdapat didalam atau di sekitar bunga (floral), atau pada beberapa struktur ekstrafloral. Nektar mengandung beberapa campuran beberapa gula serta bahan – bahan lain, seperti mineral, nitrogen, komponen aromatic, vitamin dan pigmen – pigmen tanaman.

        Madu merupakan satu – satunya pemanis yang dapat disimpan dan digunakan sebagai produk alami dengan dua macam kandungan gula yang utama, yaitu fruktosa dan glukosa. Jumlah keduanya mencapai 85 – 95% dari total karbohidrat pada madu. Satu bagian volume madu punya tingkat kemanisan kira – kira 1,67 bagian gula pasir.

        Glukosa dapat diserap langsung kedalam darah tanpa melalui berbagai proses. Sedangkan gula tebu harus diubah dahulu menjadi komponen – komponen sederhana sebelum diserap tubuh. Oleh karena madu umumnya terdiri dari fruktosa dan glukosa, madu mudah dicerna dan digunakan untuk keperluan sel, jaringandan organ –organ agar berfungsi normal.

        Selain memiliki rasa manis, didalam madu juga terdapat rasa asam, tingkat keasaman (pH) madu sekitar 3,4 – 6,1. Nilai pH madu yang cukup rendah ini disebabkan oleh kandungan beberapa asam organic yang terdapat didalam madu, yaitu asam glukonat, asetat, butirat, sitrat, format, laktat, malat, piroglutamat, dan asam suksinat.

        Kandunga mineral dalam madu sangat beragam, tetapi umumnya kalium adalah kandungan mineral utama. Beberapa mineral lainnya adalah natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, fosfor dan sulfur. Oleh karena itu jumlah mineral dalam madu relative sedikit, madu bukan merupakan sumber mineral utama bagi kebutuhan diet manusia. Akan tetapi, mengingat imbang dan banyaknya mineral yang terkandung dalam madu mendekati jumlah yang terkandung dalam darah manusia, maka mineral madu merupakan sumber ideal bagi tubuh manusia.

        Madu merupakan bahan makanan yang berpotensi sebagai rasa. Unsur-unsur yang bersifat basa adalah kalium, natrium, kalsium, dan magnesium. Sedangkan yang bersifat asam adalah sulfur, fosfor dan khor. Ketidak seimbangan asam basa akan  menyebabkan gangguan fisiologis yang dapat menurunkan system kekebalan tubuh. Daging, telur, ikan, lemak, serealia dan kacang – kacangan berpotensi sebagai sumber asam. Sedangkan buah – buahan, sayuran, susu dan madu berpotensi sebagai sumber basa. Untuk menjaga keseimbangan asam basa yang baik didalam tubuh dianjurkan untuk mengonsumsi madu secara teratur.

        Vitamin yang terkandung dalam madu, antara lain, tiamin, riboflavin, biotin, asam askorbat, piridoksin, niasin, dan asam pantotenat. Yang jumlahnya tergantung kepada jenis madunya. Dalam 1 kg madu lebah mengandung 0,1 mg tiamin (B1), 1,5 mg riboflavin (B2), 2 mg asam pantotenat (B3), I mg asam nikotinat (B5), 5 mg piridoksin (B6) dan 30 -54 mg vitamin C.

        Kandungan protein dalam madu relative kecil, rata – rata sekitar 2,6%. Asam – asam amino yang terdapat dalam protein madu adalah alanin, asparagin, arginin, asam glutamate, glisin, histidin, leusin, isoleusin, lisin, fenilalanin, serin, threonin, valin, sistein dan prolin.

        Penelitian pada tanaman menunjukan bahwa madu mengandung faktor pertumbuhan (growth factor) . stek pohon yang dicelupkan dalam madu akan lebih cepat berakar dan tumbuh lebih baik dibandingkan yang tanpa perlakuan madu.

KEGUNAAN MADU

        Madu sejak lama dikonsumsi manusia sebagai bahan pangan maupun obat tradisional.  Lebih dari 2,500 tahun yang lalu Hippocrates, bapak ilmuan kedokteran, telah membuktikan bahwa madu dapat digunakan sebagai penyembuh luka. Kemanjuran madu waktu itu sama dengan kemanjuran penisilin sekarang ini. Selanjutnya madu juga terbukti mampu menyembuhkan penyakit lainnya. Seperti kardiovaskular, perdarahan perut, ulcer perut, gangguan pencernaan, tipus, disentri, flu, malaria, gangguan tenggorakan  dan sebagai obat untuk mengatasi keracunan. Madu juga bermanfaat menyembuhkan penyakit lambung, hati, alat pencernaan, pernapasan, konstipasi, radang usus, jantung, hipertensi dan sebagainya. Selain itu, madu juga dapat digunakan untuk menghilangkan kebiasaan ngompol pada anak, mengobati penyakit sukar tidur, batuk dan luka bakar serta menjaga kenjang otot.

        Didalam madu terdapat komponen kimian yang memiliki efek kolinergik, yaitu asetilkolin. Asetilkolin  ini dalam metabolism punya kemampuan untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi tekanan darah. Gula yang terdapat dalam madu akan terserap langsung kedalam darah sehingga menghasilkan energy yang secara cepat bila dibandingkan dengan gula tebu.

        Pada masyarkat desa, madu merupakan makanan pertama yang diberikan kepada bayi sebelum pemberian ASI. Madu diberikan kepada bayi selama satu dua hari sebelum bayi tersebut disusui oleh ibunya. Hal ini dilakukan atas dasar keyakinan bahwa madu memiliki komponen  gizi lengkap dan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Oleh karena itu madu dapat bersifat sebagai antibiotic dan juga bersifat basa, maka makanan yang mengandung madu cukup aman bagi kesehatan gigi anak – anak. Lain halnya dengan gula, sisa gula yang tertinggal dalam mulut akan dirusak oleh bakteri dan menghasilkan asam laktat yang menyebabkan dekalsifikasi gigi.

        Madu diyakini sejak lama sebagai obat awet muda dan menperpanjang umur. Kemampuan madu tersebut mungkin disebabkan oleh kandungan zat biogenetic stimulans, yaitu suatu zat yang dapat merangsang keatifakn pertumbuhan sel tubuh manusia. Dibidang kecantikan beberapa peneliti telah membuktikan bahwa masker madu dapat membuat kulit wajah menjadi kuat dan lembut. Masker madu dibuat dengan mencampurkan madu dan kuning telur. Masker madu lebih efektif dari pada krem dan salep, sebab madu tidak saja melembutkan kulit tetapi sekaligus memberi “makan” kulit dengan berbagai zat gizi. Karena madu bersifat higroskopis, maka sekresi kulit akan mudah terserap  dan sekaligus madu berperan sebagai desinfektan. Dengan demikian kulit muka tetap awet dan segar, halus, lembut, bebas keriput dan benjolan.

 

“Thank u

2 komentar:

  1. silahkan kunjungi website kami kak

    https://mabarakkamadu.com

    kami menjual madu trigona alias klanceng, asli dan murni dari hutan pedalaman sulawesi

    BalasHapus
  2. Jackpot City Casino Site Review 2021
    Jackpot City casino review 2021 - Find everything you need to know about Jackpot City casino, including games, jackpots and deposit methods.Minimum Deposit: EUR 50Minimum Bonus: 1,000 EURNumber of Games: 1000+Available 카지노사이트luckclub Bonuses: Welcome Bonus, 100% up to

    BalasHapus